Perekaman Referensi Detail Rekening✨

I. INFORMASI UMUM

A. DESKRIPSI TRANSAKSI

Petunjuk teknis ini digunakan untuk perekaman referensi Detil Rekening Bendahara, baik rekening bendahara pengeluaran (BPG), bendahara penerimaan (BPN), ataupun rekening pengelolaan lainnya (RPL) yang nantinya akan digunakan untuk perekaman transaksi yang bersifat non tunai di modul bendahara.

B. INFORMASI PENTING LAINNYA

Perekaman Referensi Detil Rekening ini akan dibutuhkan pada transaksi pemindahan kas pada Bendahara, catat uang masuk Bendahara, setoran pendapatan Negara seperti PNBP SBS dan PNBP Dana Pihak Ketiga, setoran perpajakan, serta migrasi saldo awal Bendahara. Pelaporan saldo rekening ke KPPN dilakukan paling lambat tanggal 10 (Sepuluh) bulan berikutnya. Dalam hal tanggal 10 (sepuluh) jatuh pada hari libur, penyampaian laporan saldo rekening dilaksanakan pada hari kerja sebelumnya atau pada umumnya dilakukan bersamaan dengan penyampaikan LPJ Bendahara bulanan. Dasar Hukum terkait izin rekening pada satuan kerja adalah PMK Nomor 182/PMK.05/2017 tanggal 29 November 2017 tentang Pengelolaan Rekening Milik Satuan Kerja Lingkup Kementerian Negara/Lembaga .

II. ALUR PROSES

A. DIAGRAM ALUR PROSES

B.       PENJELASAN DIAGRAM ALUR PROSES

1. Merekam Referensi Detail Rekening

Berikut langkah-langkah untuk merekam referensi detail rekening pada aplikasi SAKTI:

  1. Login menggunakan user operator Bendahara
    Klik tombol Bendahara > Referensi > Referensi Detail Rekening
  2. Klik tombol <Tambah>
  1. Pilih Jenis Rekening yang akan direkam, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Pengeluaran Pembantu, atau Rekening Pemerintah Lainnya (RPL).
  2. Lengkapi isian detail rekening yang terdiri dari:
    1. Nomor Rekening
    2. Nama Rekening
    3. Nama Cabang Bank
    4. Nomor Izin Surat Pembukaan Rekening
    5. Tanggal Izin Pembukaan Rekening
  3. Jenis pengguna akan terpilih otomatis apabila kita sudah memilih jenis rekening. Unit teknis BPP diisi jika Jenis Rekening yang direkam adalah rekening BPP. Apabila non BPP, tombol akan tidak aktif.
  4. Klik <Simpan>

2. Transaksi Non Tunai/ Pemindahan Kas

Semua transaksi dengan kategori non tunai dan memilih nomor rekening yang dilakukan pada modul Bendahara, seperti mencatat pungutan pajak non tunai, mencatatat pembayaran dana titipan non tunai, mencatat uang masuk bendahara penerimaan non tunai, mencatat uang masuk bendahara pengeluaran non tunai, menerima kas hibah non tunai, merekam uang muka dan alokasi BPP non tunai, membuat kuitansi non tunai, setoran pendapatan negara non tunai, dan pemindahan kas baik debet maupun kredit non tunai, akan menjadi data pembentuk saldo pada Laporan Daftar Rincian Kas.

3. Mencetak Laporan Daftar Rincian Kas

Untuk dapat mencetak laporan yang menginformasikan posisi saldo rekening secara periodik (bulanan), dapat dilakukan dengan mencetak Laporan Daftar Rincian Kas.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mencetak Laporan Daftar Rincian Kas tersebut:

  1. Login menggunakan user operator Bendahara
    Akses modul Bendahara > Cetak Laporan > LPJ Bendahara Pengeluaran
  2. Pilih Jenis Laporan > Laporan Daftar Rincian KasPilih Periode cetakKlik tombol <Cetak>
  3. Cetakan ini selanjutnya dipergunakan sebagai salah satu lampiran pendukung LPJ Bendahara untuk kemudian disampaikan ke KPPN mitra kerja satker.


Bagaimana Pengalman Anda Menggunakan Web ini?

  Hai, Chatbot SAKTI Siap Membantu