IMPORT SUPPLIER INTERKONEKSI LANGSUNG SPAN✨

DESKRIPSI SINGKAT

PETUNJUK TEKNIS IMPORT SUPPLIER INTERKONEKSI LANGSUNG SPAN

Untuk proses Import Supplier, data Supplier yang dapat di-import adalah data Supplier yang sudah pernah didaftarkan pada SPAN dan telah memiliki NRS. Langkah-langkah untuk melakukan Import Supplier yaitu sebagai berikut:

  1. Login ke dalam aplikasi SAKTI-WEB melalui alamat https://sakti.kemenkeu.go.id/ dengan menggunakan user operator yang memiliki kewenangan modul komitmen, lalu masuk ke Modul Komitmen → ADK → Import Supplier (Interkoneksi Langsung SPAN);
  1. Pilih tipe Supplier yang ingin dilakukan pencarian data Supplier-nya untuk kemudian di-import ke dalam aplikasi SAKTI, dengan cara klik dropdown list “Tipe Supplier”, maka akan muncul daftar tipe Supplier yang tersedia;
  1. Contoh yang digunakan pada petunjuk teknis ini adalah supplier tipe 2 (Penyedia Barang dan Jasa), maka klik pada pilihan “2 – Penyedia Barang dan Jasa”, serta inputkan nomor rekening pada kolom teks “No. Rekening”. Untuk penginputan “Kode KPPN”, sifatnya opsional. Apabila parameter “Kode KPPN” akan diisi, agar diisi menggunakan kode KPPN mitra kerja masing-masing. Contoh yang digunakan pada petunjuk teknis ini adalah kode “019”;
  1. Jika parameter yang diperlukan sudah diinputkan seluruhnya, maka silahkan klik tombol “Cari”, lalu akan muncul daftar data Supplier yang siap untuk di-import;
  1. Silahkan pilih data Supplier dari daftar data tersebut yang hendak di-import dengan cara mengklik checkbox “Pilih”, kemudian klik tombol “Import”;
  1. Tunggu hingga proses Import Supplier selesai. Jika sudah selesai dan data Supplier yang di-import telah valid, maka akan muncul notifikasi “Import Data Supplier Berhasil”;
  • Cek Status data Supplier tersebut pada menu Komitmen → RUH → Pencatatan Supplier. Jika sudah masuk, maka data Supplier tersebut dapat langsung digunakan untuk Pencatatan SPP, perekaman data kontrak, ataupun perekaman BAST Non- Kontraktual.

Hal yang perlu diperhatikan :

Dalam hal satker melakukan Import Data Supplier tanpa menggunakan parameter KPPN Mitra Kerja dan pada daftar data tidak ditemukan Data Supplier yang menggunakan kode KPPN Mitra Kerja, maka setelah berhasil melakukan import data wajib melakukan perubahan KPPN pada tab “Supplier Address” menjadi kode KPPN mitra kerja, kemudian mendaftarkan data supplier tersebut ke KPPN Mitra Kerja.

Contoh kasus : Satker A memiliki mitra kerja dengan kode 018. Saat akan melakukan import supplier D, tidak ditemukan data supplier yang menggunakan kode KPPN 018. Data tersebut tetap dapat dilakukan import, namun setelah diimport satker harus melakukan perubahan data KPPN pada tab “Supplier Address” menjadi KPPN 018. Setelah melakukan perubahan, dilanjutkan dengan mendaftarkan data Supplier tersebut ke KPPN Mitra Kerja (dalam kasus ini KPPN 018).


Bagaimana Pengalman Anda Menggunakan Web ini?

  Hai, Chatbot SAKTI Siap Membantu