PEREKAMAN SPM LS BANYAK PENERIMA BAST✨

I. INFORMASI UMUM

A. DESKRIPSI TRANSAKSI

SPM LS Banyak Penerima 237 BAST digunakan untuk membayar tagihan yang sifatnya Non Gaji Non Kontraktual yang menggunakan Berita Acara Serah Terima Barang (BAST).

B. INFORMASI PENTING LAINNYA

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh satker (pengguna SAKTI):

  1. SPM LS Banyak Penerima 237 BAST diperuntukkan untuk tagihan non gaji non kontraktual, terutama tagihan yang menggunakan akun Belanja Modal/Aset (53)
  2. Sebelum rekam SPP satker harus merekam BAST Non Kontraktual terlebih dahulu
  3. Perekaman BAST Non Kontraktual untuk mengakomodir penginputan kode barang aset
  4. Mohon ketika memilih jenis SPP LS Banyak Penerima 237 BAST jangan lupa untuk memilih BAST yang telah dibuat sebelumnya.

II. ALUR PROSES

A. DIAGRAM ALUR PROSES

A. PENJELASAN DIAGRAM ALUR PROSES

1. Input Supplier

Input Supplier mengacu pada Petunjuk Teknis tentang Perekaman Supplier.

2. Input BAST

Input BAST mengacu pada Petunjuk Teknis tentang Perekaman BAST Non Kontraktual                                                                                                                  .

3. Input SPP

Login menggunakan user operator SPP/SPM

  1. Masuk ke Modul Pembayaran → RUH SPP → Catat/Ubah SPP
  2. Pilih Jenis SPP 237 SPM LS BANYAK PENERIMA BAST
  3. Klik tombol tambah
  1. Pilih BAST Non Kontraktual
  2. Klik tombol “Pilih”

Kemudian masuk ke halaman Perekaman SPP.

  1. Pilih Dasar Pembayaran
  2. Uraian pembayaran akan terisi otomatis sesuai dengan BAST Non Kontraktual yang telah dipilih
  3. Silahkan memilih RPD yang telah saudara buat sebelumnya, apabila nilai SPM melebihi 1 M (sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 197/PMK.05/2017 tentang Rencana Penarikan Dana, Rencana Penerimaan Dana, dan Perencanaan Kas) dan silahkan dilewati saja (tidak perlu pilih RPD) apabila nilai SPM kurang dari 1 M.
  4. Klik tombol “Supplier Header” untuk memilih supplier header
  5. Klik tombol “Tambah” untuk menambah supplier
  6. Klik tombol “Upload File CSV” untuk mengupload file ADK CSV yang berisi data nama penerima, jumlah uang yang diterima dan data lain yang berkaitan. (Mohon dipastikan nama supplier header dalam file ADK CSV sama dengan suppler header yang dipilih).

Apabila tidak menggunakan file CSV, dapat menginput nilai pembayaran secara manual untuk masing-masing penerima. Mohon pastikan bahwa nilai yang diinput adalah nilai bersih yang diterima oleh masing-masing penerima.

  1. Klik ‘Akun Potongan/Penerimaan’ kemudian klik tombol “RUH Akun” untuk menginput Akun Potongan apabila ada potongan.
  2. Klik Tombol “Simpan” apabila tidak terdapat potongan, atau apabila perekaman potongan telah selesai direkam.

4. Cetak SPP

Login menggunakan user operator pembayaran

  1. Masuk ke Modul Pembayaran →Cetak→Mencetak SPP
  2. Pilih SPP yang ingin dicetak
  3. Pilih PPK
  4. Pastikan Tempat dan Tanggal telah sesuai
  5. Klik tombol “Unduh” untuk mencetak SPP.
  6. Klik tombol “SSP” apabila ingin mencetak SSP

5. Setuju SPP

Login menggunakan user PPK

  1. Masuk ke Modul Pembayaran →Validasi→Validasi SPP
  2. Pilih SPP yang ingin divalidasi
  3. Klik tombol “Unduh Pra Cetak” untuk mencetak SPP yang akan divalidasi
  4. Klik tombol “Setuju” untuk menyetujui SPP.
  5. Klik tombol “Batal” apabila ingin membatalkan validasi atas SPP yang sudah divalidasi

6. Create ADK SPP

Login menggunakan user PPK

  1. Masuk ke Modul  Pembayaran  →ADK→ADK SPP  OTP
  2. Pilih SPP yang ingin dibuat ADK SPP dengan melakukan ceklis pada kolom pilih. Dapat memilih lebih dari 1 SPP sekaligus apabila diperlukan.
  3. Klik tombol “Proses”
  4. Klik tombol ‘Req OTP via SMS’ untuk meminta kode OTP.
  5. Setelah menerima kode OTP, silakan input pada kolom ‘Input OTP’.
  6. Klik tombol “Proses”

7. Cetak SPM

Login menggunakan user operator pembayaran

  1. Masuk ke Modul Pembayaran →Cetak→Mencetak SPM
  2. Pilih SPM yang ingin dicetak
  3. Klik tombol “Unduh”

8. Upload Dokumen Pendukung

Login menggunakan user operator pembayaran

  1. Masuk ke Modul Pembayaran →Catat/Upload→Upload Dokumen Pendukung
  2. Pilih SPM yang ingin diupload dokumen pendukungnya
  3. Pilih jenis dokumen pendukung
  4. Klik tombol “Pilih” untuk memilih file yang akan diupload
  5. Klik tombol “Upload”
  6. File yang akan diupload akan muncul
  7. Klik tombol “View” apabila ingin melihat file yang telah diupload
  8. Klik tombol “Hapus” apabila ingin menghapus file yang telah diupload sebelumnya

9. Setuju SPM

Login menggunakan user PPSPM

  1. Masuk ke Modul Pembayaran →Validasi→Validasi SPM
  2. Pilih SPM yang ingin divalidasi
  3. Klik tombol “Unduh Pra Cetak” untuk mencetak SPM yang akan divalidasi
  4. Klik tombol “Setuju”
  5. Klik tombol “Batal SPM” apabila ingin membatalkan validasi atas SPM yang sudah divalidasi. Klik tombol “Batal Dokumen Pendukung” apabila ingin membatalkan dokumen pendukung yang telah di upload sebelumnya.

10. Create ADK SPM

Login menggunakan user PPSPM

  1. Masuk ke Modul Pembayaran →ADK→ADK SPM OTP
  2. Pilih SPM yang ingin dibuat ADK SPM. Dapat memilih lebih dari 1 sekaligus apabila diperlukan.
  3. Klik tombol “Proses ADK SPM”
  4. Klik tombol “Req OTP via SMS” untuk untuk meminta kode OTP.
  5. Setelah menerima kode OTP, silakan input pada kolom ‘Input OTP’.
  6. Klik tombol “Proses”

11. Proses KPPN

Proses di KPPN Mengacu pada Standar Operasional Prosedur Pemrosesan SPM menjadi SP2D pada KPPN.

12. Catat SP2D

Login menggunakan user operator pembayaran

  1. Masuk ke Modul Pembayaran →Catat/Upload→ Catat/Upload SP2D
  2. Pilih SPM yang ingin dicatat No. SP2D
  3. Klik tombol “Catat SP2D Otomatis”.


Bagaimana Pengalman Anda Menggunakan Web ini?

  Hai, Chatbot SAKTI Siap Membantu